Pengetahuan Baru

Kamis, 01 Oktober 2015

Nama Latin Kura-Kura

Berkas:(Chelonoidis nigra) El Chato Reserve, Santa Cruz Galapagos )pic. b.JPG
Nama Latin Kura-Kura
Kura-kura dan penyu adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Bangsa hewan yang disebut (ordo) Testudinata (atau Chelonians) ini khas dan mudah dikenali dengan adanya ‘rumah’ atau batok (bony shell) yang keras dan kaku.
Batok kura-kura ini terdiri dari dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras, dan tersusun seperti genting; sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung. Perkecualian terdapat pada kelompok labi-labi (Trionychoidea) dan jenis penyu belimbing, yang lapis luarnya tiada bersisik dan digantikan lapisan kulit di bagian luar tempurung tulangnya.
Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal tiga kelompok hewan yang termasuk bangsa ini, yalah penyu (bahasa Inggrissea turtles), labi-labi atau bulus (freshwater turtles), dan kura-kura (tortoises). Dalam bahasa Inggris, dibedakan lagi antara kura-kura darat (land tortoises) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoises atau terrapins).

Evolusi[sunting | sunting sumber]

Bagaimana batok kura-kura itu terbentuk dan berkembang dalam proses evolusinya, belum diperoleh keterangan yang jelas. Fosil kura-kura tertua kedua yang berasal dari Masa Trias (sekitar 210 juta tahun silam), Proganochelys, telah berbentuk mirip dengan kura-kura masa kini. Perbedaannya, tulang belulang di bagian punggung belum begitu melebar dan belum semuanya menyatu membentuk tempurung yang sempurna. Kura-kura purba hidup dan berkembang kurang lebih sejaman dengan dinosaurusArchelon, misalnya, merupakan kura-kura raksasa yang diameter tubuhnya dapat mencapai lebih dari 4 m. Fosil kura-kura tertua yang ditemukan saat ini adalah Odontochelys yang ebrasal dari sekitar 220 juta tahun silam.
Banyak jenis kura-kura yang hidup sekarang mampu menyembunyikan kepala, kaki dan ekornya ke dalam tempurungnya, sehingga dapat menyelamatkan diri. Namun beberapa kura-kura primitif, seperti contohnya penyu, tak dapat menarik masuk anggota badannya itu.

Kebiasaan Hidup[sunting | sunting sumber]

Kura-kura hidup di berbagai tempat, mulai daerah gurunpadang rumputhutanrawasungai dan laut. Sebagian jenisnya hidup sepenuhnya akuatik, baik di air tawar maupun di lautan. Kura-kura ada yang bersifat pemakan tumbuhan (herbivora), pemakan daging (karnivora) atau campuran (omnivora).
Kura-kura tidak memiliki gigi. Akan tetapi perkerasan tulang di moncong kura-kura sanggup memotong apa saja yang menjadi makanannya.
Ukuran tubuh kura-kura bermacam-macam, ada yang kecil ada yang besar. Biasanya ditunjukkan dengan panjang karapasnya (CL, carapace length). Kura-kura terbesar adalah penyu belimbing, yang karapasnya dapat mencapai panjang 300 cm. Labi-labi terbesar adalah labi-labi irian, dengan panjang karapas sekitar 51 inci. Sementara kura-kura raksasa dari Kep. Galapagos dan Kep. Seychelles panjangnya dapat melebihi 50 inci. Sedangkan yang terkecil adalah kura-kura mini dariAfrika Selatan, yang panjang karapasnya tidak melebihi 8 cm.
Kura-kura berbiak dengan bertelur (ovipar). Sejumlah beberapa butir (pada kura-kura darat) hingga lebih dari seratus butir telur (pada beberapa jenis penyu) diletakkan setiap kali bertelur, biasanya pada lubang pasir di tepi sungai atau laut, untuk kemudian ditimbun dan dibiarkan menetas dengan bantuan panas matahari. Telur penyu menetas kurang lebih setelah dua bulan (50-70 hari) tersimpan di pasir.
Jenis kelamin anak kura-kura yang bakal lahir salah satunya ditentukan oleh suhu pasir tempat telur-telur itu tersimpan. Pada kebanyakan jenis kura-kura, suhu di atas rata-rata kebiasaan akan menghasilkan hewan betina. Dan sebaliknya, suhu di bawah rata-rata cenderung menghasilkan banyak hewan jantan.
Kura-kura termasuk salah satu jenis hewan yang berumur panjang. Reptil ini dapat hidup puluhan tahun, bahkan seekor kura-kura darat dari Kep. Seychelles tercatat hidup selama 152 tahun (1766 – 1918).

Kura-kura dan Manusia[sunting | sunting sumber]

Kura-kura secara tradisional merupakan hewan yang akrab dengan manusia. Mitologi Hindu menyebutkan bahwa bumi ini disangga oleh empat ekor kura-kura. Demikian pula, kisah kuno Adiparwa menceritakan bahwa kura-kura raksasa berperan penting menyangga gunung, yang diputar dan digunakan untuk mengaduk lautan, dalam mencari tirta amerta –air kehidupan.
Labi-labi juga menjadi hewan yang disucikan, sehingga kerap dipelihara di kolam-kolam kuil Hindu atau tempat suci lainnya. Karena itu, lukisan kura-kura kadang-kadang muncul pada relief candi atau makam.
Pada sisi yang lain, daging kura-kura dan penyu telah sejak lama dikenal sebagai makanan yang lezat. Beribu-ribu ekor labi-labi, kura-kura dan penyu, terutama penyu hijau, berakhir hidupnya setiap tahun di dapur restoran. Demikian pula nasib telur-telurnya, banyak yang akhirnya menjadi santapan manusia.
Sejenis penyu, yakni penyu sisik (Eretmochelys imbricata), diburu orang untuk diambil sisiknya yang indah sebagai bahan perhiasan. Bersama penyu sisik, beberapa jenis penyu yang lain juga kerap dibunuh dan dikeringkan (diopset) untuk dijadikan hiasan dinding.
Di samping itu banyak jenis kura-kura yang ditangkapi untuk diperdagangkan sebagai hewan timangan (pet). Baik karena keindahan warnanya, keunikannya, atau –ironisnya- kelangkaannya. Beberapa jenisnya dapat mencapai harga yang sangat mahal.
Tekanan yang tinggi dan terus-menerus ini, telah menurunkan banyak populasi kura-kura ke tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Apalagi kebanyakan habitat alaminya di sungai-sungai, rawa dan hutan juga telah turut rusak akibat aktivitas manusia. Pada pihak lain, perkembangan populasi kura-kura amat lambat dan kebanyakan malah belum diketahui sifat-sifat dan kebiasaannya. Oleh sebab itu tindakan konservasi bagi hewan ini amat diperlukan.
Dari semua bangsa kura-kura, hanya penyu yang telah dilindungi dengan cukup baik di Indonesia. Hampir semua jenisnya telah dilindungi oleh undang-undang. Banyak pantai peneluran penyu yang telah dimasukkan ke dalam kawasan yang dilindungi, seperti misalnya Pantai Sukamade di Jawa Timur dan Pantai Jamursba-Medi di Papua. Meski demikian, penangkapan penyu dan pengambilan telurnya masih juga berlangsung secara ilegal dan sulit dihentikan.

Keanekaragaman Jenis dan Penyebaran[sunting | sunting sumber]


"Chelonia" dari karya Ernst HaeckelArtforms of Nature, 1904
Seluruhnya, diperkirakan terdapat sekitar 260 spesies kura-kura dari 12-14 suku (familia) yang masih hidup di pelbagai bagian dunia. Di Indonesia sendiri terdapat sekitar 45 jenis dari sekitar 7 suku kura-kura dan penyu.
Suku-suku tersebut dan beberapa contohnya:

Anak bangsa (Sub Ordo) Pleurodira[sunting | sunting sumber]

Chelidae, kura-kura leher ular[sunting | sunting sumber]

Suku ini dinamai demikian karena kebanyakan anggotanya memiliki leher yang panjang. Karena tak dapat ditarik masuk, kepala kura-kura ini hanya dilipat menyamping di sisi tubuhnya di bawah lindungan pinggiran tempurung badannya.
Suku kura-kura leher ular menyebar terutama di Papua dan Australia serta pulau-pulau di sekitarnya, dan di Amerika Selatan. Di luar tempat-tempat tersebut ditemukan pula di Pulau RoteNusa Tenggara. Habitat kura-kura ini adalah perairan tawar. Beberapa jenisnya yang ada di Indonesia, di antaranya:
  • Kura-kura rote (Chelodina mccordi)
  • Kura-kura papua (Chelodina novaeguineae)
  • Kura-kura perut putih (Elseya branderhosti)

Pelomedusidae[sunting | sunting sumber]

Seperti kerabat terdekatnya, Chelidae, anggota suku ini merupakan kura-kura air tawar. Kura-kura ini hidup di Amerika Selatan, Afrika dan Madagaskar dan tidak didapati di Indonesia.

Anak bangsa Cryptodira[sunting | sunting sumber]

Cheloniidae, penyu[sunting | sunting sumber]

Penyu hidup sepenuhnya akuatik di lautan. Kecuali yang betina ketika bertelur, penyu boleh dikatakan tidak pernah lagi menginjak daratan setelah dia mengenal laut semenjak menetas dahulu. Kepala, kaki dan ekor penyu tak dapat ditarik masuk ke tempurungnya. Kaki-kaki penyu yang berbentuk dayung, dan lubang hidungnya yang berada di sisi atas moncongnya, merupakan bentuk adaptasi yang sempurna untuk kehidupan laut.
Penyu tersebar luas di samudera-samudera di seluruh dunia. Dari tujuh spesies anggota suku ini, enam di antaranya ditemukan di Indonesia. Beberapa contohnya adalah:

Dermochelyidae, penyu belimbing[sunting | sunting sumber]

Suku penyu ini hanya memiliki satu anggota saja, yakni penyu belimbing (Dermochelys coriacea). Hidup di lautan-lautan besar hingga ke daerah dingin, penyu ini merupakan kura-kura terbesar yang masih hidup. Panjang tubuhnya (panjang karapas) dapat mencapai 3 m, meski umumnya hanya sekitar 1.5 m atau kurang, dan beratnya mendekati 1 ton.

Chelydridae[sunting | sunting sumber]

Suku ini terdiri dari kura-kura air tawar berekor panjang dan berkepala besar, yang menyebar di Amerika. Dengan perkecualian satu marga anggotanya (Platysternon) yang menyebar di Tiongkok dan Indochina. Beberapa ahli memasukkan Platysternon ke dalam suku tersendiri, Platysternidae. Tidak ada di Indonesia.

Kinosternidae[sunting | sunting sumber]

Yakni suku kura-kura air tawar kecil dari Amerika bagian tengah. Hewan yang mampu mengeluarkan bau tak enak ini tidak terdapat di Indonesia.Catatan penting, jenis ini memiliki kelamin yang persis sama dengan milik pria dewasa. Ketika ereksi, sang betina sanggup berjam jam menjilati kelamin kekasihnya. Uniknya, selama hidupnya sang betina boleh berganti pasangan namun hanya mau oral dengan satu kura kura saja.

Dermatemyidae[sunting | sunting sumber]

Juga menyebar terbatas di Amerika TengahDermatemys berukuran relatif besar dan hidup di sungai-sungai.

Carettochelyidae, labi-labi moncong babi[sunting | sunting sumber]

Suku ini hanya memiliki satu anggota yang hidup, yakni labi-labi moncong babi (Carettochelys insculpta). Lainnya telah punah dan hanya ditemukan dalam bentuk fosil. Labi-labi ini menyebar terbatas di Papua bagian selatan dan di Australia bagian utara.

Trionychidae, labi-labi[sunting | sunting sumber]

Menyebar luas di Amerika utara, (Eropa ?), Afrika dan Asia, ini adalah suku labi-labi yang paling banyak jenisnya. Di Australia, suku ini hanya tinggal berupa fosil. Beberapa contohnya dari Indonesia adalah:

Emydidae[sunting | sunting sumber]

Ini adalah suku kura-kura akuatik dan semi akuatik yang hidup di air tawar di EropaAsia dan terutama di Amerika. Emydidae merupakan salah satu suku kura-kura terbesar dari segi jumlah anggotanya. Tidak ada spesiesnya di Indonesia kecuali dalam bentuk hewan introduksi sebagai hewan peliharaan. Salah satu contohnya yang banyak dipelihara di Indonesia adalah kura-kura telinga merah (Trachemys scripta).

Geoemydidae[sunting | sunting sumber]

Merupakan suku kura-kura yang terbanyak anggotanya, Geoemydidae (dahulu disebut Bataguridae) terutama menyebar di Asia Tenggara. Di luar itu, anggota suku ini juga ditemukan di Afrika bagian utara, Erasia dan Amerika tropis. Ini adalah suku kura-kura air tawar yang terutama hidup di sungai-sungai, meskipun sering pula ditemui di daratan. Di Indonesia terdapat sekitar 11 jenisnya. Di antaranya:

Testudinidae, kura-kura darat sejati[sunting | sunting sumber]

Adalah suku kura-kura darat dengan banyak anggota yang tersebar luas di seluruh dunia. Kura-kura raksasa dari Kepulauan Galapagos dan kura-kura darat berumur panjang dari Kep. Seychelles di atas termasuk ke dalam suku ini. Dua anggotanya terdapat di Indonesia:

Nama Latin Beruang

Nama Latin Beruang
Beruang adalah binatang dalam kelas mamalia yang tergolong ordo Carnivorafamilia Ursidae.
Dalam nama ilmiahnya UrsidaeUrsidae sendiri berasal dari dua kata yaitu ursus dan idaeUrsus berasal dari bahasalatin ursus yang berarti beruang, dan idae berasal dari bahasa Yunani kuno Eidos (bahasa Yunaniεἶδος).

Fisik[sunting | sunting sumber]

Beruang memiliki indra penciuman dan pendengaran yang ulung, bertelinga bundar, berekor kecil, berbulu yang panjang, lebat dan kasar, Mereka memiliki cakar yang lebar dan berjumlah lima pada telapak tangan yang tak dapat ditarik masuk. Cakar-cakarnya digunakan untuk menyobek, menggali, dan menangkap. Pengelihatan beruang hampir sama dengan pengelihatan manusiaBeruang hitam dan sejenisnya tidak buta warna.[butuh rujukan].
Bermoncong yang panjang. Giginya digunakan untuk bertahan dan alat dan tergantung pada makanannya. Jumlah gigi berfariasi tergantung pada spesiesnya, beruang dapat memiliki 32 hingga 42 gigi. Susunan Gigi beruang tidak dikhususkan untuk membunuh mangsa mereka, karena gigi taring beruang relatif kecil dan umumnya digunakan untuk pertahanan diri atau alat. Bentuk gigi geraham beruang itu cukup lebar dan datar, gigi tersebut digunakan untuk memotong dan mengkunyah tumbuhan menjadi potongan lebih kecil supaya dapat dicerna.[3]
Beruang memiliki empat telapak yang bercakar. Setiap telapak dilengkapi lima cakar yang tajam dan panjang. Kuku tersebut dapat digunakan untuk memanjat pohon, menyobek sarang rayap dan sarang lebah, menggali akar, atau menangkap mangsa, tergantung pada spesiesnya. jangan meremehkan beruang, dapat berlari mencapai kecepatan 50 km/jam (30 mph). Beruang juga dapat bergerak dengan fleksibel dan lincah.
Berbulu panjang dan kasar. Dengan warna bulu yang bervariasi tergantung pada spesiesnya, ada yang berwarna putih, blonde atau krem, hitam dan putih, sampai hitam semua atau coklat semua. Warna bulu beruang juga bervariasi walaupun mereka masih dalam satu spesies. Sebagai contoh, Beruang Amerika hitam mungkin saja berbulu hitam, coklat, coklat kemerahan, atau hitam kebiruan. Beberapa spesies, seperti Beruang madu dan spectacled bear memiliki dada yang berwarna cerah dengan "facial markings".[butuh rujukan].
Pada semua spesies beruang, ukuran jantan lebih besar daripada betina (yang masih dalam spesies yang sama). Perbedaan antar jenis kelamin ini, semakin besar pada spesies yang lebih besar. Beruang kutub jantan berbobot dua kali lebih besar daripada betinanya, sedangkan pejantan pada spesies beruang yang lebih kecil berbobot hampir sama dengan betinanya. Beruang dapat hidup sekitar 25 tahun hingga 40 tahun. Beruang yang hidup di hutan itu lebih cepat mati daripada mereka yang hidup di kebun binatang.[butuh rujukan].
Ada banyak macam beruang yang berbeda seperti beruang kutubberuang coklatberuang hitampanda, dsb.

Hibernasi[sunting | sunting sumber]

Hibernasi atau rahat adalah kondisi ketakaktifan dan penurunan metabolisme pada hewan yang ditandai dengan suhu tubuh yang lebih rendah, pernapasan yang lebih perlahan, serta kecepatan metabolisme yang lebih rendah. Hewan yang melakukan hibernasi berusaha menghemat energi, terutama selama musim dinginsewaktu terjadi kelangkaan makanan, membakar cadangan energi, lemak tubuh, dengan perlahan. Hibernasi dapat terjadi selama beberapa hari atau minggu, tergantung dari spesies, suhu sekitar, dan waktu. Hewan yang terkenal suka melakukan hibernasi adalah "beruang".[4]
Berkas:Cub polar bear is nursing 2.OGG
Induk Beruang kutub merawat anaknya
Banyak jenis beruang yang tersebar di belahan bumi utara yang dipercaya[oleh siapa?] melakukan hibernasi di musim dingin. Hal ini didukung oleh sejumlah penelitian dan studi ilmiah[5][6].
Sementara itu, banyak juga spesies beruang yang hanya masuk ke keadaan fisiologis yang dalam bahasa sehari-hari sering disebut "hibernasi" atau "tidur musim dingin", itu sebetulnya bukan benar-benar berhibernasi.[butuh rujukan]
Di sisi lain, suhu tubuh beruang hanya mengalami sedikit penurunan beberapa derajat dari suhu normal, dan denyut jantungmelambat dari denyut normal 55 hanya menjadi 9 denyut per menit [7]. Mereka biasanya tidak bangun selama ini "hibernasi", tentunya tidak makan, minum, buang air kecil, atau buang air besar dalam satu periode hibernasi. Beruang dimungkinkan mampu beradaptasi dengan panas tubuh yang meningkat dan menjadi mudah terangsang, karena induk betina melahirkananak saat tidur musim dingin ini [6].

Kontroversi Hibernasi Pada Beruang[sunting | sunting sumber]

Apakah beruang itu benar-benar berhibernasi masih tetap menjadi kontroversi sudah sejak beberapa dekade, karena beruang (pada musim dingin) hanya mengalami sedikit penurunan suhu pada inti tubuh dibandingkan dengan hewan yang lebih kecil. Apapun definisi hibernasi, namun bukanlah tingkat pengurangan suhu, tetapi penekanan metabolik. Beruang dewasa bisa, namun tingkat metabolisme yang lebih rendah untuk sekitar 75% di bawah tingkat metabolisme basal, yang menunjukkan bahwa beruang berhibernasi. Memang, sebagian besar beruang di belahan bumi utara tidak akan makan ataupun minum selama 8 bulan, dan hanya mengandalkan cadangan lemak tubuh disimpan untuk energi dan air.[butuh rujukan]
Meskipun diyakini bahwa hibernasi pada beruang sangat berbeda dari hewan pengerat ataupun hibernasi pada hewan primata, dan melibatkan penekanan metabolisme suhu secara independen, karena penurunan sederhana dalam suhu inti tidak memperhitungkan penurunan besar dalam tingkat metabolisme, keyakinan ini tidak mempertimbangkan efek reaksi metabolik yang dapat terjadi melalui penyempitan pembuluh darah atau vasokonstriksi yang luas.[butuh rujukan]
Mereka mampu mendaur ulang protein dan urin mereka, yang membuat mereka dapat untuk menahan kencing selama berbulan-bulan dan mampu menghentikanAtrofi otot.[8][9]

Pembagian golongan Beruang[sunting | sunting sumber]


Beruang-hitam asia Ursus thibetanus, di Kebun Binatang Wrocław, Polandia

Sun bear atau Beruang madu(Helarctos malayanus) di Bonbin dan Aquarium Columbus

Panda (Ailuropoda melanoleuca) diTaman Nasional Smithsonian,Washington DC
Lihat pula :

Hubungan dengan manusia[sunting | sunting sumber]

Beberapa spesies beruang, seperti Beruang kutub , Beruang hitam Amerika , beruang Sloth, dan Beruang coklat, berbahaya bagi manusia , terutama di daerah di mana mereka telah menjadi terbiasa dengan orang. Semua beruang itu kuat secara fisik, dan akibat serangannya cenderung mengakibatkan luka berat maupun fatal ketika menyerang seseorang, tetapi untuk sebagian besar dari mereka itu cenderung pemalu, mudah ketakutan dan akan cenderung menghindari manusia. Cedera yang disebabkan oleh beruang itu jarang terjadi, tapi sering dilaporkan secara luas [10]. Bahaya yang ditimbulkan beruang sering kali jauh dibesar-besarkan, sebagian karena imajinasi manusia. Namun, ketika induk merasa anaknya terancam, induk beruang akan berperilaku ganas. Dianjurkan untuk memberikan tempat istirahat yang luas kepada semua beruang karena tindakan mereka tak terduga.[11]
Potensi konflik antara beruang dengan manusia timbul ketika beruang memasuki area perkebunan lalu menjarah tanaman atau hewan ternak.[12][13]. Masalah-masalah ini mungkin hanya ditimbulkan oleh beberapa ekor beruang saja, tapi mereka menciptakan suasana konflik untuk semua beruang. [13] metode Mitigasi dapat digunakan sebagai solusi untuk mengurangi tingkat kerusakan tanaman yang di tanggung, dan mengurangi antipati masyarakat setempat terhadap beruang.[12]

Tanda Penutupan Area Rawan Bahaya Beruang yang digunakan diTaman nasional DenaliAlaska, AS.
Hukum dan Undang-Undang
Hukum dan undang-undang yang menetapkan beruang sebagai hewan yang dilindungi telah disahkan di banyak negara di dunia guna melindungi beruang dari perusakan habitat.
Persepsi dan pandangan umum masyarakat terhadap beruang sering sangat positif, karena umumnya masyarakat mengidentifikasi beruang sebagai hewan Omnivora, memiliki kemampuan untuk berdiri dengan dua kaki, dan banyak digunakan untuk simbol-simbol penting[14] dan dukungan untuk perlindungan beruang telah tersebar luas dalam masyarakat yang lebih makmur[15]. Namun masyarakat di daerah-daerah pedesaan dan di wilayah miskin menyikapi lain, mungkin lebih dibentuk oleh bahaya yang ditimbulkan oleh beruang maupun dampak ekonomi yang di tanggung oleh petani dan peternak.[13]. Di beberapa kawasan penduduk yang berdampingan dengan habitat beruang telah dibuat larangan memberi makan kepada beruang, larangan ini mencakup larangan membiarkan atau mengijinkan mereka(beruang) memasuki area pembuangan sampah atau pembuangan limbah makanan lainnya, maupun sengaja menaruh makanan (di area terbuka) yang dibutuhkan beruang yang dimungkinkan didatangi beruang itu juga dilarang.
Beberapa penangkaran melatih beruang agar dapat melakukan pertunjukan menari maupun bersepeda, namun eksploitasi hewan ini menjadi kontroversial di akhir abad ke-20. Namun di Eropa, beruang telah dilindungi dari penyiksaan sudah sejak abad ke-16.
Di Indonesia pada tahun 1973. Yang mana Beruang madu dinyatakan jenis fauna langka dan dilindungi sesuai ordonansi Perlindungan Alam 1941 Stbl Nomor 167 serta Keputusan Menteri Pertanian No. 66/Kpts/Um/2/1973 tanggal 4 Februari 1973.[16][17] Selain itu, pemerintah Indonesia juga menetapkan hutan lindung dansuaka margasatwa untuk habitat flora dan fauna langka dan tidak boleh diburu oleh siapapun dan dikenakan sangksi bagi siapapun yang melakukan perburuanflora dan fauna apapun di dalam area hutan lindung dan suaka margasatwa. Salah satunya Pemerintah Kalimantan Timur mengesahkan Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) menjadi salah satu suaka margasatwa dilindungi yang berfungsi sebagai habitat bagi pelbagai jenis hewan-hewan Langka, Setidaknya terdapat kurang lebih 60 ekor Beruang madu dan hewan-hewan dilindungi lainnya [18].

Lembaga dan Organisasi yang menangani Konservasi Beruang[sunting | sunting sumber]

Internasional[sunting | sunting sumber]

Dua organisasi konservasi umum yang secara internasional memiliki otoritas untuk mencari informasi ilmiah tentang spesies beruang diseluruh dunia, yakni asosiasi peneliti dan pengelolaan beruang Internasional (International Association for Bear Research & Management) yang dikenal sebagai IBA (International Bear Association) ; dan Bear Specialist Group yang merupakan bagian dari anggota IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) kadang-kadang juga disebut dengan World Conservation Union (adalah sebuah organisasi internasional yang didedikasikan untuk konservasi sumber daya alam[19]). Organisasi-organisasi ini berfokus pada sejarah alam, manajemen, dan konservasi spesies.
Organisasi-organisasi lain yang ada lebih terkhususkan untuk edukasi beruang liar dan konservasi lebih lanjut. Organisasi Bear Trust International bekerja untuk beruang liar dan satwa liar lainnya melalui empat inisiatif program inti diantaranya :. 1) Pendidikan Konservasi, 2) Penelitian beruang liar, 3) Manajemen Beruang Liar, dan, 4) Habitat Margasatwa [20]. Nama-nama organisasi khusus untuk masing-masing dari delapan spesies beruang di seluruh dunia termasuk:

Nasional[sunting | sunting sumber]

Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain [21] dan Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Balikpapan, adalah organisasi yang sah untuk melindungi dan menaungi suaka margasatwa Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW), yang merupakan gambaran dari hutan tropis yang masih 'Virgin'.
Secara Geografis HLSW terletak di 116º 47’ – 116º 55’ Bujur timur dan 01º 02’ – 01º 10’ Lintang selatan. Merupakan kombinasi antara hutan primer (hutan asli) danhutan sekunder (hutan buatan pengganti hutan yang terbakar di tahun 1997/1998)
Hutan lindung ini menjadi salah satu suaka margasatwa di Balikpapan propinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Disinilah tempat perlindungan dan habitat untuk pelbagai jenis hewan-hewan hewan langka dilindungi, termasuk kurang lebih 60 ekor Beruang madu didalamnya. Tempat ini Memiiki fasilitas penunjang seperti Pusat penelitian Tumbuhan dan Hewan, jembatan gantung, Menara Pengintai, Sampan, dan lain-lain. [18]
Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata juga menaungi Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup Beruang Madu (KWPLH-Beruang Madu), terletak di Km.23 Jalan raya Balikpapan-Samarinda, yang menempati area seluas 1.3 Ha, yang juga merupakan kawasan konservasi Beruang Madu, dirancang agar mendekati kondisi habitat yang sesungguhnya [22]. Valid pada akhir tahun 2007 memiliki 6 (enam) ekor beruang madu yang kesemuannya merupakan beruang sita'an (dalam kurun waktu 2002-2004) dari pemeliharaan hewan langka secara ilegal (illegal pet) dan penangkapan illegal yang hendak dikomersialkan (secara gelap) oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab. Obyek wisata pendidikan ini dilengkapi beberapa fasilitas seperti pusat informasi berbagai jenis beruang [23]. Pada Bulan Februari 2005, pengembangan fisik kawasan dimulai dengan membangun Enklosur Beruang Madu. Pada Bulan Agustus 2005, manajemen pengembangan fasilitas pada KWPLH berada di bawah Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain (BP-HLSW) [24].

Penggunaan pada simbol-simbol[sunting | sunting sumber]


Beruang cokelat yang dinamai Misha dipakai sebagai Maskot Olimpiade 1980 (Olympic Games) diMoskowRussia

Berni, Beruang cokelat untuk maskot Bayern Munich

Beruang madusebagai Maskot KotaBalikpapan 2001-2013
Beruang cukup populer digunakan sebagai Maskotlogo atau simbol-simbol lainnya di beberapa negara di Benua AmerikaEropa dan Asia.
Penggunaan pada klub olah raga. Penggunaan beruang untuk maskot pada klub olah raga diantaranya Bayern Munich (yang memakai maskot beruang cokelat yang dinamai berni), Chicago Bears, California Golden Bears, UCLA Bruins, Boston Bruins.
Penggunaan di Russia. Maskot berbentuk beruang cokelat yang dinamai Misha juga digunakan sebagai Maskot pada Olimpiade Musim Panas pada tahun 1980 yang diselenggarakan Di Moskow,Russia [25][26].
bahkan beruang cokelat sangat erat di mayoritas masyarakat di Russia, oleh karena tidak heran bila beruang juga sebagai ciri khas yang umum di Russia.
Penggunaan di Inggris. Logo beruang dan tongkat kayu telah lama digunakan dalam pembuatanHeraldik, adalah karya seni dalam menciptakan dan menghias lambang yang berasal dari Warwickshire,Inggris [27].
Hewan Nasional. Beberapa negara menetapkan Beruang sebagai hewan nasional seperti negara Finlandia dan Russia.
Logo perusahaan dan logo produk komersial juga banyak (namun tidak semua) yang menggunakan beruang sebagai logonya.
Penggunaannya di Indonesia. Diawali dengan dimulainya penelitian jangka panjang untuk beruang madu [12] di Hutan Lindung Sungai Wain. Hutan itu, terletak di pinggir batas Balikpapan, adalah 'rumah' alami bagi beruang madu liar yang diperkirakan sekitar 50-100 ekor. Penelitian dan upaya-upaya perlindungan menghasilkan publikasi dan perhatian yang terfokus dengan baik pada beruang madu. Pada tahun 2001 Balikpapan, salah satu kota terbesar di Kalimantan, mengangkat secara resmi beruang madu, beruang khas Kalimantan Timur yang mulai di ambang kepunahan, sebagai Maskot Kota,[28] dan terdapat kalimat "KUBANGUN - KUJAGA - KUBELA" dan "HELARCTOS MALAYANUS",[29] serta menetapkan lambang Manututung sebagai lambang kota.